INFORMASI SPONSOR

Mengenal Berbagai Jenis Game: Genre Game PC, Konsol, dan Handphone

Diterbitkan: 31 Agustus 2026, 23:12 | Penulis: MazRey

Diperbarui: 03 September 2026, 11:25 | Editor: Tim Editorial

Mengenal Berbagai Jenis Game: Genre Game PC, Konsol, dan Handphone

Video game telah berkembang menjadi salah satu bentuk hiburan digital terbesar di dunia. Jika dahulu permainan identik dengan konsol atau komputer, kini game dapat dimainkan hampir di mana saja, termasuk melalui smartphone. Perkembangan teknologi juga membuat batas antara platform semakin tipis karena banyak game tersedia di PC, konsol, dan perangkat mobile sekaligus.

Namun, banyaknya pilihan tersebut terkadang membuat pemain bingung ketika menemukan istilah seperti action, RPG, strategy, simulation, battle royale, MOBA, hingga sports game. Istilah tersebut sebenarnya digunakan untuk menggambarkan genre atau jenis permainan berdasarkan karakteristik gameplay-nya.

Menurut data Newzoo, pasar game global diperkirakan mencapai US$213,9 miliar pada 2026, dengan mobile menjadi platform terbesar senilai sekitar US$121,1 miliar, diikuti konsol US$46,9 miliar dan PC US$45,9 miliar.

Angka tersebut menunjukkan bahwa game bukan lagi sekadar hiburan untuk kelompok tertentu. Game telah menjadi bagian dari ekosistem digital yang mencakup berbagai usia, perangkat, dan gaya bermain.

Lantas, apa saja jenis game yang populer dan bagaimana karakteristik masing-masing genre?

Apa Itu Genre Game?

Genre game adalah pengelompokan permainan berdasarkan mekanisme, tujuan, gaya permainan, atau pengalaman yang ditawarkan kepada pemain.

Sebuah game tidak selalu hanya memiliki satu genre. Satu judul dapat menggabungkan beberapa elemen sekaligus. Misalnya, sebuah permainan dapat memiliki unsur action, role-playing game (RPG), eksplorasi, dan strategi.

Karena itu, istilah genre lebih tepat dipahami sebagai cara untuk menjelaskan pengalaman utama yang diberikan sebuah game.

Genre juga membantu pemain mencari permainan yang sesuai dengan selera. Pemain yang menyukai tantangan cepat mungkin lebih tertarik pada game action, sementara mereka yang menikmati cerita panjang dapat memilih RPG atau adventure.

Jenis-Jenis Game yang Populer

Berikut beberapa genre game yang paling banyak dikenal dan dapat ditemukan di PC, konsol, maupun handphone.

1. Action Game

Action merupakan salah satu genre game paling populer. Fokus utamanya adalah reaksi cepat, koordinasi tangan dan mata, pertarungan, serta kemampuan pemain menghadapi situasi yang berubah dengan cepat.

Game action biasanya memiliki mekanisme seperti menembak, memukul, menghindari serangan, atau menghadapi musuh dalam waktu tertentu.

Genre ini dapat ditemukan dalam berbagai bentuk, mulai dari third-person action, first-person shooter (FPS), hingga hack and slash.

Game action sangat umum ditemukan di PC dan konsol, tetapi perkembangan perangkat mobile juga membuat genre ini semakin mudah dimainkan melalui smartphone.

2. Adventure Game

Adventure atau permainan petualangan lebih menekankan eksplorasi, perjalanan karakter, interaksi dengan lingkungan, dan penyelesaian cerita.

Pemain biasanya diajak mengunjungi lokasi tertentu, menemukan objek, menyelesaikan teka-teki, serta mengikuti perkembangan cerita.

Berbeda dari action game yang mengutamakan refleks, adventure game sering memberikan pengalaman yang lebih santai dan berorientasi pada narasi.

Genre adventure juga sering digabungkan dengan action sehingga menghasilkan permainan yang memiliki eksplorasi sekaligus pertarungan.

3. Role-Playing Game atau RPG

RPG merupakan genre yang memungkinkan pemain berperan sebagai karakter tertentu dan mengembangkan kemampuan karakter tersebut selama permainan.

Sistem RPG biasanya mencakup level karakter, statistik, senjata, perlengkapan, kemampuan khusus, dan perkembangan cerita.

Beberapa RPG memiliki dunia yang sangat luas sehingga pemain dapat melakukan eksplorasi, menyelesaikan misi sampingan, serta berinteraksi dengan karakter lain.

RPG dapat ditemukan di PC, konsol, maupun smartphone. Genre ini juga sering dikombinasikan dengan action, strategy, adventure, dan multiplayer.

4. Strategy Game

Strategy game menuntut pemain untuk membuat keputusan dan menyusun strategi agar dapat mencapai tujuan tertentu.

Tidak seperti action game yang banyak bergantung pada kecepatan reaksi, permainan strategi lebih menekankan perencanaan.

Contohnya adalah mengatur sumber daya, membangun wilayah, mengembangkan pasukan, menentukan posisi unit, atau memilih strategi terbaik untuk mengalahkan lawan.

Game strategi tersedia dalam berbagai bentuk, termasuk real-time strategy (RTS), turn-based strategy, dan strategi berbasis pembangunan.

Genre ini sangat populer di PC, tetapi juga memiliki banyak versi yang dirancang khusus untuk perangkat mobile.

5. Simulation Game

Simulation atau game simulasi mencoba menghadirkan pengalaman yang menyerupai aktivitas tertentu di dunia nyata.

Tema yang digunakan sangat beragam. Pemain dapat mengelola kota, membangun rumah, menjalankan bisnis, mengendarai kendaraan, mengelola pertanian, atau menjalankan aktivitas kehidupan sehari-hari.

Game simulasi menarik bagi pemain yang menikmati kebebasan dan pengelolaan daripada pertarungan.

Genre ini juga menunjukkan bahwa video game tidak selalu harus berisi aksi atau kompetisi. Simulasi dapat menjadi pengalaman kreatif sekaligus memberikan ruang bagi pemain untuk bereksperimen.

6. Sports Game

Sports game merupakan permainan yang mengadaptasi olahraga dunia nyata ke dalam format digital.

Contohnya meliputi sepak bola, bola basket, tenis, golf, balap, hingga olahraga lainnya.

Keunggulan genre ini adalah pemain dapat merasakan pengalaman kompetitif tanpa harus berada di lapangan secara langsung.

Data Entertainment Software Association (ESA) juga menunjukkan kuatnya hubungan antara olahraga nyata dan game. Dalam data industri Amerika Serikat 2025, 56% pemain berusia 18 tahun ke atas yang memainkan olahraga di dunia nyata juga memainkan versi video game dari olahraga tersebut.

7. Racing Game

Racing game berfokus pada kompetisi kendaraan. Pemain biasanya harus mencapai garis finis lebih cepat daripada lawan atau menyelesaikan tantangan tertentu.

Jenisnya sangat beragam, mulai dari simulasi balap yang realistis hingga permainan arcade yang lebih sederhana.

PC dan konsol biasanya menawarkan pengalaman racing yang lebih kompleks, termasuk dukungan perangkat seperti steering wheel. Sementara itu, smartphone menyediakan banyak racing game yang dirancang untuk kontrol layar sentuh.

8. Fighting Game

Fighting game menampilkan pertarungan antara satu karakter dengan karakter lainnya.

Pemain harus menguasai kombinasi serangan, pertahanan, gerakan khusus, serta membaca pola lawan.

Genre ini sangat populer dalam pertandingan kompetitif karena memiliki mekanisme yang relatif mudah dipahami tetapi membutuhkan waktu lama untuk dikuasai.

Fighting game dapat dimainkan secara offline melawan komputer maupun secara online melawan pemain lain.

9. Shooter Game

Shooter adalah genre yang menempatkan penggunaan senjata sebagai salah satu mekanisme utama permainan.

Dua subgenre yang sangat dikenal adalah FPS (First-Person Shooter) dan TPS (Third-Person Shooter).

Pada FPS, pemain melihat dunia permainan dari perspektif karakter. Sementara TPS menampilkan karakter dari sudut pandang orang ketiga.

Shooter modern sering dilengkapi mode multiplayer, sistem progresi, berbagai senjata, dan pembaruan konten secara berkala.

10. Horror Game

Horror game dirancang untuk menciptakan rasa takut, tegang, dan tidak nyaman melalui suasana, suara, cerita, maupun kejutan.

Tidak semua game horor mengandalkan jump scare. Sebagian menggunakan atmosfer, musik, pencahayaan, dan ketidakpastian untuk membangun ketegangan.

Genre ini dapat dikombinasikan dengan survival, adventure, action, maupun puzzle.

11. Puzzle Game

Puzzle game berfokus pada pemecahan masalah.

Pemain biasanya harus menyusun objek, menemukan pola, mengingat informasi, atau mencari solusi berdasarkan logika.

Genre ini sangat cocok untuk perangkat mobile karena banyak puzzle game dapat dimainkan dalam sesi singkat.

Kesederhanaan kontrol juga membuat genre puzzle mudah diakses oleh pemain yang tidak terbiasa dengan game kompleks.

12. Platformer Game

Platformer adalah genre yang mengandalkan gerakan karakter melalui berbagai platform atau rintangan.

Pemain biasanya harus melompat, menghindari jebakan, mengumpulkan objek, dan mencapai tujuan akhir.

Platformer merupakan salah satu genre klasik dalam sejarah video game dan hingga kini masih memiliki banyak penggemar.

13. MOBA

MOBA atau Multiplayer Online Battle Arena adalah genre multiplayer yang biasanya mempertemukan dua tim dalam sebuah arena.

Setiap pemain mengendalikan karakter dengan kemampuan tertentu. Kerja sama tim menjadi faktor penting karena setiap karakter dapat memiliki peran berbeda.

Genre ini berkembang pesat di perangkat mobile karena kontrol permainan dapat disesuaikan dengan layar sentuh.

14. Battle Royale

Battle royale menggabungkan unsur survival, eksplorasi, dan kompetisi multiplayer.

Umumnya banyak pemain ditempatkan dalam satu arena dan harus bertahan sampai menjadi pemain atau tim terakhir.

Area permainan biasanya semakin menyempit sehingga pemain dipaksa untuk terus bergerak dan berhadapan dengan lawan.

Popularitas battle royale turut memperlihatkan bagaimana game modern semakin mengutamakan pengalaman multiplayer dan kompetisi.

Perbedaan Game PC, Konsol, dan Handphone

Genre game yang sama dapat memberikan pengalaman berbeda tergantung perangkat yang digunakan.

Game PC

PC menawarkan fleksibilitas tinggi dalam perangkat keras dan kontrol. Pemain dapat menggunakan keyboard dan mouse, gamepad, steering wheel, atau perangkat lainnya.

Platform PC juga memiliki ekosistem game yang sangat luas, mulai dari game indie hingga produksi AAA.

Data Steam Hardware & Software Survey Juli 2026 menunjukkan bahwa Windows masih mendominasi perangkat yang digunakan pemain Steam, dengan Windows mencapai 93,67% dari sistem operasi yang tercatat dalam survei tersebut.

Game Konsol

Konsol seperti PlayStation, Xbox, dan Nintendo menawarkan pengalaman yang lebih sederhana dari sisi konfigurasi perangkat.

Pemain biasanya membeli perangkat, menghubungkannya ke televisi atau monitor, kemudian memainkan game menggunakan controller.

Konsol juga dikenal kuat dalam genre action, adventure, sports, racing, fighting, dan berbagai game eksklusif.

Game Handphone

Smartphone membuat game menjadi semakin mudah diakses.

Perangkat mobile dapat digunakan untuk memainkan puzzle, RPG, strategy, simulation, MOBA, battle royale, sports, hingga berbagai game kasual.

Besarnya pasar mobile terlihat dari data Newzoo yang memperkirakan mobile menyumbang US$121,1 miliar atau lebih dari separuh pasar game global pada 2026.

Mengapa Satu Game Bisa Memiliki Banyak Genre?

Perkembangan industri game membuat batas antargenre semakin kabur.

Sebuah game bisa menggabungkan RPG dengan action. Game lainnya dapat menggabungkan strategy dan simulation. Ada pula game yang memadukan horror dengan adventure atau survival.

Penggabungan tersebut dilakukan agar pengembang dapat memberikan pengalaman yang lebih kompleks dan menarik.

Karena itu, pemain tidak perlu terlalu terpaku pada label genre. Yang lebih penting adalah memahami mekanisme permainan dan mencari pengalaman yang sesuai dengan preferensi masing-masing.

Bagaimana Memilih Game yang Sesuai?

Untuk memilih game, pemain dapat mempertimbangkan beberapa hal.

Pertama, tentukan gaya bermain. Apakah lebih menyukai aksi cepat, cerita, strategi, kompetisi, atau permainan santai?

Kedua, perhatikan perangkat yang digunakan. Tidak semua game tersedia di seluruh platform.

Ketiga, periksa spesifikasi perangkat, terutama untuk PC. Game dengan grafis tinggi dapat membutuhkan prosesor, kartu grafis, RAM, dan penyimpanan yang memadai.

Keempat, pertimbangkan apakah game membutuhkan koneksi internet. Game single-player biasanya dapat dimainkan secara offline, sedangkan multiplayer membutuhkan koneksi internet yang stabil.

Terakhir, perhatikan rating usia dan fitur pembelian dalam game, terutama ketika game dimainkan oleh anak-anak.

ESA mencatat bahwa rating usia digunakan oleh banyak orang tua sebagai salah satu pertimbangan ketika memilih game. Dalam laporan 2025, 78% orang tua yang anaknya bermain game secara rutin menggunakan rating ESRB.

Masa Depan Genre Game Semakin Beragam

Perkembangan industri menunjukkan bahwa game akan terus berkembang melampaui batas tradisional antara PC, konsol, dan mobile.

Newzoo memperkirakan jumlah pemain global mencapai sekitar 3,6 miliar orang pada 2025, dan industri terus berkembang hingga beberapa tahun mendatang.

Pertumbuhan tersebut didukung oleh berbagai faktor, termasuk game online, layanan berlangganan, perangkat mobile, komunitas digital, serta model cross-platform yang memungkinkan pemain menggunakan lebih dari satu perangkat.

Pada akhirnya, tidak ada satu genre yang benar-benar paling baik untuk semua orang. Setiap genre menawarkan pengalaman berbeda.

Action cocok bagi pemain yang menyukai tantangan cepat, RPG bagi mereka yang menikmati perkembangan karakter dan cerita, strategy bagi pemain yang senang berpikir dan merencanakan, sedangkan simulation dapat menjadi pilihan bagi mereka yang menginginkan pengalaman lebih santai.

Dengan memahami berbagai jenis game tersebut, pemain dapat lebih mudah menemukan permainan yang sesuai dengan perangkat, waktu, dan gaya bermain mereka.

Video game pada akhirnya bukan hanya tentang menang atau kalah. Perkembangannya telah menciptakan berbagai bentuk pengalaman digital yang dapat dinikmati melalui PC, konsol, maupun handphone.

Rekomendasi Sponsor
Tags: Jenis Game, Genre Game, Game PC, Game Konsol, Game Handphone, Game Mobile, Action Game, RPG, Game Strategi, Game Simulasi, Game Online

Kolom Komentar

Belum ada komentar di artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan komentar berbasis fakta!